1.215 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Utara, 95% Siap KBM 5 Januari 2026

Medan – Gubernur Sumatra Utara, Bobby Afif Nasution, mengungkapkan dampak bencana alam di provinsi ini menimbulkan kerugian hampir Rp20 triliun, mencakup aset warga, fasilitas pemerintah, dan sekolah. Kerusakan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengganggu mata pencaharian dan keberlanjutan pendidikan anak.

Sebagai respons, Pemprov Sumatra Utara memperluas program sekolah gratis 2026 bagi wilayah terdampak bencana, yang awalnya hanya berlaku untuk Kepulauan Nias, kini juga mencakup Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Langkat. Bobby menegaskan pendidikan tetap menjadi fondasi menyiapkan generasi unggul dan mendukung target Indonesia Emas 2045.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, melaporkan dari 1.215 sekolah terdampak, sebagian besar siap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) pada 5 Januari 2026, yakni 1.157 sekolah atau 95,23 persen. Sebagian kecil masih menggunakan tenda atau menjalani proses pembersihan pascabencana, dengan skema pembelajaran khusus disiapkan pemerintah agar semua sekolah dapat kembali beroperasi tepat waktu.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Tegaskan Sikapnya Tetap Kritis

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Rocky menjadi salah satu dari 26 anggota Wantimpres yang…

    Pratikno Resmi Jadi Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa Dilantik sebagai Wakil

    Presiden Prabowo Subianto melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Hatta Rajasa dipercaya sebagai Wakil Ketua Wantimpres, sedangkan Muhammad Qodari…