Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menghapus kemiskinan ekstrem melalui 29 program kesejahteraan yang menyasar masyarakat miskin hingga rentan miskin, khususnya kelompok desil 1 sampai desil 4. Kebijakan tersebut dipaparkan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7).
Program yang dijalankan pemerintah terbagi dalam tiga kelompok, yakni program penghapusan kemiskinan, program universal, dan program afirmatif. Sejumlah program utama meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Program Indonesia Pintar (PIP), Sekolah Rakyat, Kartu Sembako, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bantuan pangan, serta berbagai subsidi energi dan perumahan.
Selain itu, pemerintah juga melanjutkan program universal seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis yang menjangkau puluhan juta masyarakat. Sementara program afirmatif mencakup beasiswa, magang bagi lulusan baru, subsidi pupuk, subsidi bunga KUR, hingga sertifikat halal gratis bagi pelaku UMK.
Prabowo menilai berbagai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.








