Sarmuji Nilai Haji 2026 Berjalan Lebih Lancar dan Terkendali

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang dinilai mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Penilaian tersebut disampaikan berdasarkan pengamatan langsung saat dirinya menunaikan ibadah haji sebagai jamaah reguler sekaligus meninjau sejumlah sektor jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Sarmuji membandingkan kondisi tahun ini dengan penyelenggaraan haji 2023 saat dirinya bertugas sebagai anggota Tim Pengawas Haji DPR RI. Kala itu, berbagai persoalan masih ditemukan, mulai dari layanan konsumsi, akomodasi, hingga transportasi. Namun pada pelaksanaan haji 2026, ia menilai perbaikan pelayanan terasa nyata dan signifikan.

Berdasarkan hasil dialog langsung dengan jamaah di tiga sektor, mayoritas menyampaikan tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan ibadah. Selain itu, rangkaian puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina disebut berlangsung relatif lancar dan terkendali.

Sarmuji juga memberikan apresiasi terhadap kinerja petugas haji yang dinilai lebih disiplin dan profesional. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam terus memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji agar jamaah Indonesia dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Ia berharap capaian positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan haji di tahun-tahun mendatang, dengan dukungan pengawasan serta evaluasi berkelanjutan dari seluruh pihak terkait.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Gerindra Tegaskan Bantuan 1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN Tak Langgar Aturan

    Partai Gerindra menegaskan bantuan 1.098 sapi kurban yang disalurkan Presiden Prabowo Subianto pada momentum Iduladha 2026 tidak melanggar aturan karena merupakan bagian dari program Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres) yang sah…

    Fraksi Golkar MPR Tegaskan Anggaran Pendidikan Harus Murni untuk Pendidikan

    Fraksi Partai Golkar MPR RI menegaskan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN dan APBD harus digunakan secara murni untuk kepentingan pendidikan nasional. Ketua Fraksi Partai Golkar MPR…