Menteri UMKM Apresiasi Kehadiran NTT Mart sebagai Penggerak Produk Lokal

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mengembangkan NTT Mart. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperluas akses pasar produk unggulan daerah dan menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal.

Ia mengatakan, tujuan utama pembangunan ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat mencintai produk lokal. “Pembangunan NTT Mart ini merupakan langkah nyata membuka ruang pasar bagi pengusaha mikro dan kecil di NTT,” ujar Maman, Kamis (30/10/2025). 

Ia berharap, NTT Mart dapat menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem UMKM di daerah. Program ini juga akan mendorong terciptanya rantai pasok berkelanjutan dari hulu ke hilir.

Menurutnya, roda perekonomian daerah akan bergerak lebih cepat jika ekosistem UMKM berjalan baik.“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dapat memasarkan produknya dan proses produksi berjalan lancar,” ujarnya.

Ia memastikan, Kementerian UMKM berkomitmen mendukung pengembangan usaha lokal melalui berbagai sinergi program. Fokus utama diarahkan pada peningkatan daya saing dan kemudahan sertifikasi usaha bagi pelaku UMKM.

“Untuk meningkatkan daya saing, kami akan bantu sertifikasi. Seperti SNI, PIRT, dan BPOM,” kata Maman. 

Ia berharap dengan sertifikasi tersebut, pelaku UMKM NTT dapat segera naik kelas dan menembus pasar nasional. Selain itu, pemerintah pusat juga akan memberikan dukungan berupa pelatihan kewirausahaan dan digitalisasi UMKM. 

“Digitalisasi akan membantu produk daerah lebih mudah dikenal dan dijangkau oleh konsumen luas. Sehingga dapat mudah bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan komitmen daerah memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memperbesar skala usaha dan memperluas jaringan pemasaran.

Ia mengatakan, kesiapan daerah untuk memperkuat pasar produk NTT dan memastikan keberlanjutan usaha masyarakat. “Apa yang sudah kami bangun melalui NTT Mart akan terus dikembangkan,” ujar Emanuel. 

NTT Mart, lanjut dia, bukan hanya tempat jual beli, tetapi juga wadah promosi produk lokal. “Kami ingin NTT Mart menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur,” ucapnya.

Kehadiran NTT Mart diharapkan menjadi model pengembangan pasar daerah berbasis pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, program ini diyakini mampu memperkuat posisi UMKM di Timur Indonesia.

Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi berbasis daerah. Diharapkan, NTT Mart menjadi inspirasi bagi provinsi lain dalam membangun pusat perdagangan produk unggulan lokal.

  • Related Posts

    Jasa Raharja Kembali Serahkan Santunan Korban KM Virgo di Boyolali, Total Santunan Capai Rp1,27 Miliar

    BOYOLALI – PT Jasa Raharja (Persero) terus mempercepat pemenuhan hak korban dan keluarga dalam penanganan insiden KM Virgo Transport 8. Hingga Sabtu (26/9/2026), Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada 17…

    Dari Pemutakhiran Data hingga Bebas Denda, Jasa Raharja Hadir di PT Abadi Expres Dorong Tertib Administrasi Kendaraan

    Yogyakarta – PT Jasa Raharja melaksanakan kegiatan SIGAP Instansi dalam rangka menindaklanjuti data Gaspol sekaligus melakukan Glorifikasi Program Bebas Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu…