Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat upaya pemulihan pascabencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan jembatan darurat atau jembatan bailey untuk mengembalikan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat longsor.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan jembatan di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto, mengalami kerusakan berat setelah diterjang material longsor pada pertengahan Mei 2026. Sebagai tindak lanjut, warga bersama personel TNI melakukan gotong royong pemasangan jembatan bailey guna mempercepat pemulihan akses yang terdampak.
Proses pemasangan dilakukan setelah tim gabungan dari BPBD dan instansi terkait memperkuat pondasi utama jembatan menggunakan bronjong agar konstruksi lebih aman dan kokoh. Mobilisasi material jembatan juga melibatkan personel Yonzipur IV/TK serta dukungan masyarakat setempat.
BNPB berharap jembatan darurat tersebut dapat segera digunakan oleh masyarakat sehingga aktivitas dan mobilitas warga kembali normal, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemulihan infrastruktur dinilai menjadi langkah penting untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah terdampak.
Selain itu, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya di kawasan rawan longsor dan banjir. Warga diminta rutin membersihkan saluran air, memantau informasi cuaca, serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung dalam waktu lama.
Sumber RRI.co.id







