Malang – Samsat Bangil yang merupakan wadah kolaborasi unsur Bapenda, Kepolisian, dan Jasa Raharja, berpartisipasi aktif dalam kegiatan Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) wilayah Pasuruan. Pertemuan strategis ini diselenggarakan bersama mitra terkait sebagai langkah konkret dan komitmen bersama untuk mengevaluasi sekaligus merumuskan langkah-langkah taktis dalam menekan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kamis (25 Juni 2026)
Dalam forum tersebut, perwakilan Samsat Bangil bersama jajaran Satlantas Polres Pasuruan, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya membedah berbagai upaya preventif yang diperlukan. Pembahasan difokuskan pada pemetaan titik rawan kecelakaan (black spot), rencana perbaikan atau penambahan prasarana jalan, peningkatan intensitas patroli di jalur rawan, serta penggilaan edukasi keselamatan berkendara bagi masyarakat guna meminimalisir fatalitas korban di jalan raya.
Di samping merancang strategi pencegahan kecelakaan, momentum ini juga dimanfaatkan oleh Samsat Bangil untuk melaksanakan sosialisasi intensif mengenai pemanfaatan aplikasi digital JRku kepada seluruh mitra kerja yang hadir. Aplikasi JRku merupakan inovasi digital andalan dari PT Jasa Raharja yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun mitra terkait dalam melakukan pelaporan kecelakaan secara real-time, pengajuan santunan secara online, serta pengecekan masa berlaku SWDKLLJ kendaraan.
Melalui sosialisasi dan penguatan integrasi aplikasi JRku ini, diharapkan koordinasi antar-instansi dalam penanganan serta pemberian perlindungan bagi korban kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pasuruan dapat berjalan lebih responsif, cepat, dan transparan. Sinergi yang kuat di dalam FKLL ini menegaskan komitmen nyata Samsat Bangil dalam menghadirkan ekosistem transportasi publik yang aman dan modern bagi seluruh lapisan masyarakat.







