Sinjai – PT Jasa Raharja Cabang Watampone menghadiri Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Sinjai yang dilaksanakan di Cafe Double H, Kabupaten Sinjai, Jumat (26/06). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Watampone, Faizal Rachman, S.T., M.M., didampingi Petugas Jasa Raharja Samsat Sinjai, Andi Parman, serta unsur Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai, Satlantas Polres Sinjai, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Bapenda, dan UPT Samsat Sinjai.
Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis bagi para pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, serta mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Watampone, Faizal Rachman, menyampaikan bahwa upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas memerlukan kolaborasi yang kuat antarinstansi. Berdasarkan data kecelakaan dan santunan yang dikelola Jasa Raharja, Kecamatan Sinjai Utara dan Kecamatan Sinjai Timur menjadi wilayah yang memerlukan perhatian khusus melalui berbagai program pencegahan kecelakaan lalu lintas.
“Pencegahan kecelakaan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan sinergi seluruh stakeholder melalui edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, pelajar, serta pemasangan sarana informasi keselamatan pada titik-titik rawan kecelakaan,” ujar Faizal.
Satlantas Polres Sinjai dalam forum tersebut menyampaikan bahwa kegiatan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas terus dilakukan secara berkelanjutan melalui program Polantas Menyapa, sosialisasi kepada masyarakat, hingga edukasi kepada anak usia dini dan pelajar. Selain itu, kondisi jalan pada area proyek juga menjadi perhatian untuk diberikan rambu maupun spanduk peringatan guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kabupaten Sinjai memaparkan sejumlah langkah yang telah dan akan dilakukan dalam mendukung keselamatan lalu lintas, di antaranya survei titik rawan kecelakaan, pemasangan rambu lalu lintas, rekomendasi pemasangan warning lamp, audit keselamatan jalan, serta penyusunan rencana aksi keselamatan jalan di Kabupaten Sinjai.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai turut menyatakan komitmennya dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas melalui tindak lanjut surat edaran kepada sekolah-sekolah terkait imbauan kepada peserta didik agar tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi ketentuan. Selain itu, pihak sekolah diharapkan terus menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada siswa sebagai bagian dari pembentukan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Selain membahas aspek keselamatan lalu lintas, forum juga menyoroti upaya peningkatan kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor. UPT Samsat Sinjai menyampaikan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat masih perlu ditingkatkan mengingat jumlah kendaraan terdaftar di Kabupaten Sinjai mencapai sekitar 60 ribu unit dengan tingkat tunggakan yang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh stakeholder melalui kegiatan sosialisasi, operasi gabungan, dan berbagai program edukasi kepada masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program keselamatan lalu lintas, khususnya pada wilayah rawan kecelakaan. Beberapa langkah yang akan menjadi fokus bersama meliputi pemasangan spanduk imbauan keselamatan, sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat, survei serta audit keselamatan jalan, hingga optimalisasi operasi gabungan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dengan terjalinnya koordinasi yang semakin kuat antarinstansi melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ), diharapkan berbagai program keselamatan dapat berjalan lebih efektif sehingga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Sinjai dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.







