Juru Bicara PDI Perjuangan, Guntur Romli, menanggapi rencana blusukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ke sejumlah daerah di Jawa Tengah pada pertengahan Juli 2026. Menurutnya, rencana tersebut mencerminkan sikap yang terlalu percaya diri dari PSI dan tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.
Guntur menilai PSI tidak memiliki alasan untuk menunjukkan sikap jumawa karena hingga saat ini partai tersebut belum berhasil menembus parlemen. Ia juga menyinggung bahwa pada Pemilu 2024, PSI telah mendapatkan dukungan kuat dari Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai presiden, namun tetap belum mampu meraih kursi di DPR.
Meski demikian, PDIP mengaku tidak merasa khawatir terhadap agenda safari politik tersebut, termasuk jika dilakukan di Jawa Tengah yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis kuat partai berlambang banteng itu. Menurut Guntur, dukungan politik di daerah tidak dapat dibangun hanya melalui simbol atau kedekatan dengan tokoh tertentu.
Sementara itu, jajaran PSI Jawa Tengah memastikan rencana kunjungan Jokowi dan Kaesang masih dalam tahap persiapan dan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juli 2026. Agenda tersebut disebut sebagai bagian dari kegiatan silaturahmi dan konsolidasi politik di wilayah Jawa Tengah, meski lokasi kunjungan secara rinci belum diumumkan.






