Tulungagung – Dalam upaya mengenalkan masyarakat tentang pemberian pertolongan pertama kepada korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja Cabang Kediri melalui Kantor Pelayanan Tulungagung berkolaborasi dengan Satlantas Polres Tulungagung, RS Prima Medika Tulungagung, dan Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Rabu, 15 Juli 2026, bertempat di Griyo Semar Mesem, Tulungagung.
Kegiatan ini diikuti oleh anggota Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Tulungagung yang setiap hari beraktivitas di jalan raya dan memiliki potensi besar menjadi pihak pertama yang menjumpai korban kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, pembekalan mengenai penanganan awal korban menjadi langkah penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Dalam pembukaannya, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung Ahmad Arif Budiman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memperkuat aspek pencegahan dan penanganan kecelakaan melalui peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya kelompok yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya.
Materi mengenai Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) disampaikan secara langsung oleh dr. Restu dari RS Prima Medika Tulungagung. Pada kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai prinsip-prinsip dasar penanganan korban kecelakaan, mulai dari memastikan keamanan lokasi kejadian, melakukan penilaian awal terhadap kondisi korban, hingga tindakan pertolongan pertama yang aman dan tepat sebelum korban dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengikuti simulasi penanganan korban sehingga pemahaman yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung apabila menghadapi situasi darurat di lapangan.
Kolaborasi antara Jasa Raharja, Satlantas Polres Tulungagung, RS Prima Medika Tulungagung, dan PDOI Tulungagung menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam mendukung terwujudnya keselamatan transportasi. Diharapkan melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu berperan sebagai first responder yang dapat memberikan pertolongan pertama secara cepat, tepat, dan aman kepada korban kecelakaan lalu lintas.
Jasa Raharja terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program edukasi keselamatan sebagai bagian dari upaya menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama, diharapkan risiko cedera yang lebih berat maupun angka kematian akibat kecelakaan dapat diminimalkan.
“Keselamatan berlalu lintas bukan hanya tentang mencegah kecelakaan, tetapi juga tentang kesiapsiagaan memberikan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa.”







