Karawang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, telah mendistribusikan 828.000 liter air bersih ke 15 desa yang terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami keterbatasan air bersih.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang Ferry Muharram mengatakan, kekeringan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir telah berdampak terhadap 17.882 jiwa atau 5.853 keluarga. Warga yang terdampak tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Karawang.
Dari total 828.000 liter air yang telah disalurkan, sebanyak 273.000 liter didistribusikan langsung oleh BPBD Karawang. Sementara itu, 555.000 liter lainnya disalurkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya Perumdam/PDAM, PMI, Baznas, dan berbagai pihak lainnya.
Adapun 15 desa yang terdampak kekeringan tersebar di Kecamatan Pangkalan, Tegalwaru, Ciampel, Telukjambe Barat, dan Telukjambe Timur. BPBD Karawang memastikan pendistribusian air bersih terus dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan untuk membantu masyarakat menghadapi krisis air selama musim kemarau.
Sumber antaranews





