Indonesia Cetak Rekor Dunia, B50 Bikin Impor Solar Berhenti

Jakarta – Indonesia mencatat capaian penting dalam pengembangan energi terbarukan melalui penerapan biodiesel B50, yakni campuran 50 persen FAME berbasis minyak kelapa sawit dengan solar. Program ini disebut berhasil menghentikan kebutuhan impor solar jenis CN48 sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan penerapan B50 menjadi yang pertama di dunia dengan tingkat campuran FAME mencapai 50 persen. Capaian tersebut juga menjadikan Indonesia sebagai pelopor sekaligus rujukan dalam pengembangan biodiesel.

Sebelum diterapkan secara luas, pemerintah telah melakukan uji jalan selama enam bulan pada berbagai jenis kendaraan untuk memastikan performa dan keandalan B50. Pemerintah juga menyiapkan kerangka acuan penerapan B50 sebagai pedoman implementasi ke depan.

Dukungan terhadap program ini turut diberikan Pertamina Patra Niaga melalui penguatan fasilitas blending, penyimpanan, pengendalian mutu, hingga distribusi B50. Langkah tersebut diharapkan menjaga kelancaran pasokan sekaligus mendukung transisi dari bahan bakar fosil menuju energi yang lebih berkelanjutan

  • Related Posts

    Ekspor Produk Kriya Indonesia Tembus USD909,95 Juta pada Kuartal II 2026

    Jakarta – Ekspor industri kerajinan Indonesia mencapai USD909,95 juta pada triwulan II 2026, atau meningkat 6,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menunjukkan daya saing produk kriya…

    Pembiayaan SME Bank Muamalat Capai Rp3,2 Triliun hingga Juni 2026

    Bank Muamalat Indonesia mencatat pembiayaan sektor small medium enterprise (SME) tumbuh 21 persen secara tahunan menjadi Rp3,2 triliun hingga Juni 2026. Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas akses…