Penyanyi Celine Dion kembali menggelar konser penuh setelah sekitar enam tahun absen dari panggung. Pelantun “My Heart Will Go On” itu tampil di Plenitude Arena, Nanterre, Prancis, Sabtu (12/9) malam waktu setempat.
Konser tersebut menjadi penampilan penuh pertama Dion sejak Maret 2020. Ia sekaligus membuka rangkaian 26 pertunjukan yang telah lama dinantikan para penggemarnya setelah sebelumnya harus menghentikan aktivitas konser akibat pandemi COVID-19 dan kondisi kesehatannya.
Momen emosional terjadi saat Dion membawakan lagu “On Ne Change Pas” sebagai pembuka. Ia sempat berhenti sejenak dan terlihat menyeka air mata sebelum melanjutkan penampilannya. Dion kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan selama dirinya menghadapi masa sulit.
Dion sebelumnya didiagnosis mengalami Stiff-Person Syndrome pada 2022, sebuah gangguan neurologis langka yang dapat menyebabkan kekakuan otot, gangguan mobilitas hingga kejang. Meski demikian, ia tetap beberapa kali tampil di panggung, termasuk saat upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 dan sebuah peragaan busana di Arab Saudi pada tahun yang sama.
Untuk mempersiapkan konsernya di Paris, Dion menjalani berbagai persiapan, termasuk terapi fisik dan vokal, imunoterapi, Pilates serta latihan balet. Ia mengatakan rangkaian pertunjukan tersebut menjadi caranya untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada penggemar yang telah menantikan dan mendukungnya selama bertahun-tahun.








