Bogor – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 253 rumah terdampak gempa bumi bermagnitudo 4,1 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (15/10/2026). Selain rumah warga, lima fasilitas ibadah juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan hingga Jumat (16/10/2026) malam. Kerusakan bangunan tersebar di Desa Cibunian dan Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, serta Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang.
Berdasarkan hasil asesmen, sebanyak 220 rumah mengalami kerusakan ringan, 25 rumah rusak sedang, dan enam rumah mengalami kerusakan berat. Sementara itu, lima fasilitas ibadah mengalami kerusakan ringan dan dua rumah lainnya masuk kategori terancam.
Gempa tersebut juga menyebabkan satu warga mengalami luka ringan. Korban telah mendapatkan penanganan medis di sebuah klinik kesehatan.
Sebelumnya, pendataan awal BPBD mencatat dampak gempa di 11 kampung di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang, dengan 17 rumah rusak dan 52 warga mengungsi. Kerusakan bangunan yang ditemukan beragam, mulai dari retakan pada dinding hingga kerusakan pada plafon dan atap.
BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kondisi bangunan terdampak sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan bagi warga di lokasi bencana.





