Screen Time Tinggi pada Anak Indonesia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang dan Kesehatan Mental

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebut tingginya screen time anak di Indonesia sebagai masalah serius yang perlu perhatian seluruh pihak. Menko PMK, Pratikno, mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 7,5 jam di depan layar, termasuk anak-anak di bawah dua tahun.

Paparan layar yang berlebihan berdampak pada kesehatan mental, kemampuan bersosialisasi, dan perkembangan perilaku anak. Temuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan peningkatan indikasi gangguan mental pada anak dan remaja akibat disrupsi teknologi dan aktivitas di dunia maya.

Pratikno menegaskan pentingnya upaya komprehensif untuk mendukung pengelolaan screen time, menyediakan fasilitas yang mendorong interaksi sosial, serta mengurangi masalah kesehatan mental. Data Kemenkes juga menunjukkan prevalensi gangguan mental di Indonesia, dengan angka tertinggi di Jawa Barat sebesar 4,4 persen, menegaskan urgensi penanganan masalah ini.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Dukung Hilirisasi Industri, Gibran Tinjau Fasilitas Produksi Kendaraan Listrik di Tangerang

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas produksi kendaraan listrik PT Terang Dunia Internusa (UNTD) Plant III di Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (26/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah…

    Menhub: Stimulus Transportasi Libur Sekolah Bidik Jutaan Penumpang di Semua Moda

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemerintah menyiapkan berbagai stimulus transportasi selama masa libur sekolah 2026 guna meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong mobilitas nasional. Program tersebut mencakup moda transportasi darat,…