Pemerintah Percepat Pembangunan Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Sumatra

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan pemerintah mempercepat pembangunan hunian tetap untuk korban bencana di Sumatra. Tahap pertama akan membangun 2.603 unit di Sumatra Utara, meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Sibolga. Program serupa akan segera dijalankan di Aceh dan Sumatra Barat.

Langkah percepatan ini merupakan arahan Presiden Prabowo agar hunian tetap dibangun sejak masa tanggap darurat. Pembangunan mempertimbangkan kepastian hukum lahan, keamanan dari bencana, akses ke fasilitas umum, dan jalur logistik untuk memastikan hunian aman dan mendukung kehidupan warga secara optimal.

Koordinasi melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, BNPB, TNI, Polri, BUMN, dan kementerian terkait. Menteri Ara menegaskan semua pihak bekerja kompak untuk membantu masyarakat terdampak, sekaligus mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi.

Selain hunian tetap, BUMN Brantas Abipraya menyiapkan pembangunan sekitar 15.000 unit hunian sementara (Huntara), dengan 500 unit ditargetkan selesai hingga akhir tahun ini. Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi, menekankan keterlibatan aktif BUMN dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan negara.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…