Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan, total rumah yang mengalami kerusakan akibat rangkaian bencana di Sumatra mencapai sekitar 213 ribu unit. Data tersebut disampaikan berdasarkan laporan terbaru yang diterima pemerintah pusat dan masih bersifat dinamis.
Tito menjelaskan, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyalurkan bantuan biaya perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan. Rumah rusak ringan akan menerima bantuan Rp15 juta, sementara rumah rusak sedang mendapatkan Rp30 juta.
Selain itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga menyiapkan bantuan tambahan berupa Rp3 juta untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga serta Rp5 juta untuk mendukung pemulihan ekonomi warga terdampak.
Sementara bagi rumah dengan kategori rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan solusi hunian melalui pembangunan hunian sementara atau pemberian dana tunggu hunian (DTH) sesuai pilihan warga.
Meski demikian, Tito menegaskan bahwa angka tersebut masih dapat berubah seiring masuknya laporan terbaru dari daerah. Ia meminta pemerintah daerah mempercepat pengiriman data lapangan secara terkoordinasi agar proses penyaluran bantuan dapat berjalan lebih optimal.
Dikutip dari RRI.co.id








