Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat program UMKM BISA Ekspor memfasilitasi 1.217 pelaku usaha dengan total transaksi 134,87 juta dolar AS atau setara Rp2,27 triliun sepanjang 2025. Transaksi ini terdiri dari purchase order sebesar 57,45 juta dolar AS dan potensi transaksi 77,42 juta dolar AS.
Sepanjang 2025, terlaksana 622 kegiatan business matching, termasuk 399 sesi pitching UMKM ke perwakilan perdagangan RI di luar negeri dan 223 pertemuan dengan pembeli mancanegara. Uni Emirat Arab menjadi mitra paling aktif, diikuti Hungaria, Hong Kong, Malaysia, dan Korea Selatan. Produk makanan dan minuman mendominasi transaksi dengan 29,99 persen, diikuti produk perkebunan, furnitur, fesyen, dan perikanan.
Kemendag juga menginisiasi business matching tematik untuk meningkatkan inklusivitas, termasuk sesi Disabilitas dan Hari Perempuan Internasional, sehingga UMKM penyandang disabilitas dan perempuan dapat memasarkan produk unggulan mereka secara global. Program ini akan terus diperkuat dengan dukungan kedutaan besar dan konsulat RI, serta rencana partisipasi pada 178 pameran internasional sepanjang 2026.
Dikutip dari antaranews.com








