Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Kerukunan Pemimpin di Mujahadah Kubro NU

Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya kerukunan dan persatuan para pemimpin dalam menjaga kesatuan bangsa. Pesan ini disampaikan saat pidato dalam Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, Minggu, 8 Februari 2026.

Presiden menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi wajar, namun semua pemimpin harus tetap mengutamakan persatuan. “Boleh kita bertanding, boleh kita bersaing, boleh kita berdebat. Tapi ujungnya semua pemimpin Indonesia harus rukun,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo juga menyinggung sejarah perjuangan bangsa, termasuk pertempuran Surabaya, yang menunjukkan tekad rakyat Indonesia mempertahankan kemerdekaan di bawah kepemimpinan ulama. Ia menyoroti peran NU sebagai pilar kebesaran bangsa, yang selalu tampil menjaga persatuan dan keselamatan negara.

Sejalan dengan pesan Presiden, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz menekankan pentingnya persaudaraan dan kesatuan dalam membangun NKRI, mengingat Mujahadah Kubro sebagai momentum mempererat persatuan warga NU sepanjang 100 tahun perjalanan organisasi ini.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Hari ke-18 SAR KM Virgo, Sebanyak 57 Korban Masih dalam Pencarian

    Jakarta – Basarnas terus memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Memasuki hari ke-18 operasi SAR pada Rabu (30/9/2026), sebanyak 1.041 personel gabungan dikerahkan…

    DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri Gantikan Listyo Sigit

    Jakarta – DPR RI menyetujui Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Persetujuan tersebut ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen,…