Palangkaraya – Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah turut berpartisipasi sebagai narasumber dalam program dialog publik “Kalteng Bicara” yang diselenggarakan oleh TVRI Kalimantan Tengah pada Rabu (11/3) di Studio TVRI Kalteng. Program tersebut mengangkat tema “Mewujudkan Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H yang Aman dan Tertib” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama periode mudik Lebaran. Dialog ini juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran dan keselamatan transportasi di wilayah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa Jasa Raharja memiliki tanggung jawab penting sebagai badan usaha milik negara yang mendapat amanah untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Perlindungan tersebut diwujudkan melalui pemberian santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan maupun penumpang angkutan umum. Menurutnya, kehadiran Jasa Raharja tidak hanya berfokus pada pelayanan santunan, tetapi juga berperan aktif dalam berbagai program pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, Alfin Syahrin menjelaskan bahwa menghadapi arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Jasa Raharja terus memperkuat koordinasi dengan mitra kerja seperti Kepolisian, Dinas Perhubungan, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memastikan penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terintegrasi. Selain itu, Jasa Raharja juga terus mengoptimalkan sistem pelayanan berbasis digital serta integrasi data dengan berbagai pihak guna mempercepat proses verifikasi dan penyaluran santunan kepada masyarakat yang berhak.
Dalam kesempatan tersebut, Alfin Syahrin juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dengan mematuhi peraturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Ia menegaskan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat, diharapkan arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan rasa nyaman dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.






