Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, atau Zulhas, mengaku sulit tidur karena konflik yang terjadi antara Amerika Serikat-Israel dan Iran. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja Nasional PAN di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2026).
Zulhas menilai serangan terhadap Iran dan situasi di Gaza di luar nalar manusia, biadab, dan membuatnya cemas karena Indonesia dan negara lain tak bisa banyak berbuat selain berdoa. Ia menekankan konflik ini berdampak luas, termasuk negara-negara di Asia, ASEAN, hingga Amerika Latin, dengan beberapa wilayah menghadapi krisis energi dan gangguan pasokan bahan bakar.
Kementerian Perindustrian menyebut dampak konflik Timur Tengah terhadap industri nasional Indonesia masih terbatas, terutama pada subsektor yang bergantung pada bahan baku impor, seperti sektor kimia dan petrokimia. Gangguan logistik energi di kawasan ini berpotensi meningkatkan biaya produksi, sementara penurunan permintaan domestik turut memengaruhi produksi sejumlah sektor industri.
Dikutip dari liputan6.com







