Pemerintah Kebut Pembangunan 1.000 Rumah Murah untuk MBR

Pemerintah mempercepat pembangunan rumah rakyat dengan menargetkan pembangunan 1.000 unit hunian murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui kolaborasi lintas sektor. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyebut dukungan penuh dari Prabowo Subianto menjadi pendorong utama percepatan program tersebut.

Pemerintah memprioritaskan pemanfaatan aset negara di lokasi strategis, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia yang berada di kawasan bantaran rel. Selain itu, keterlibatan sektor swasta juga diperkuat melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Salah satu dukungan datang dari Astra International yang berkomitmen membangun 1.000 unit rumah susun. Dalam skema ini, pemerintah akan menyediakan lahan, sementara pihak swasta bertanggung jawab atas proses pembangunan sebelum diserahkan kepada negara.

Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak dan terjangkau. Melalui pendekatan gotong royong, pemerintah berharap program perumahan rakyat dapat berjalan lebih efektif, masif, dan berkelanjutan.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Menkeu: Tambahan Rp1,77 Triliun dari APBN untuk Biaya Haji 2026

    Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp1,77 triliun dari APBN untuk menutup kenaikan biaya penerbangan jamaah haji 2026. Anggaran tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja negara yang…

    Prabowo Klaim Pemerintahannya Efektif di Tengah Tantangan Global

    Prabowo Subianto menyatakan bahwa dalam satu setengah tahun masa pemerintahannya, kinerja pemerintah dinilai berjalan efektif, handal, dan mampu menjalankan tugas bernegara dengan baik. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama…