PT Kereta Api Indonesia mencatat kinerja positif dalam angkutan logistik batu bara sepanjang triwulan I 2026.
Perusahaan tersebut berhasil mengangkut total 12.075.002 ton batu bara secara kumulatif, termasuk 4,63 juta ton pada periode Maret 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
KAI menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung distribusi logistik nasional, khususnya dalam menjaga pasokan energi untuk sektor vital seperti listrik, kesehatan, dan industri.
Distribusi batu bara yang stabil dinilai berkontribusi langsung terhadap kelancaran aktivitas masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga operasional sektor ekonomi.
Selain itu, KAI terus mengoptimalkan keandalan operasional dan ketepatan waktu guna memastikan distribusi logistik massal tetap berjalan aman dan efisien.
Dengan karakteristik angkutan berbasis rel yang efisien, KAI berkomitmen menjaga keberlanjutan distribusi energi nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
Dikutip dari RRI.co.id








