Banjir Bandang Tapanuli Utara, 150 KK Terdampak dan Satu Warga Luka

Banjir bandang melanda dua desa di Kecamatan Simangumban, Kabupaten Tapanuli Utara, yakni Desa Simangumban Julu dan Desa Aek Nabara pada Rabu (22/4) sore. Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebanyak 150 kepala keluarga (KK) terdampak dan satu orang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut banjir dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Dampak kerusakan meliputi tiga unit rumah hanyut, satu jembatan putus, serta fasilitas umum seperti mushola dan sarana pendidikan turut terdampak.

Saat ini, warga terdampak mengungsi di Gereja GKPA Simangumban dan Kantor Desa Aek Nabara. Sementara itu, kondisi listrik di wilayah tersebut masih padam dan penanganan terus dilakukan oleh BPBD setempat bersama unsur terkait.

Selain di Sumatera Utara, BNPB juga melaporkan kejadian cuaca ekstrem di Kabupaten Ngawi yang menyebabkan kerusakan pada tujuh rumah warga akibat hujan deras disertai angin kencang.

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi lama, serta segera melakukan evakuasi ke tempat aman jika diperlukan.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Jasa Raharja Ajak Guru SMA N 1 Banjarnegara Wujudkan Keselamatan Lalu Lintas

    Banjarnegara – Dalam rangka meningkatkan keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar, Jasa Raharja menggelar kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas dan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) di SMA N 1…

    Jasa Raharja Magelang Laksanakan Giat Sosialisasi PDPL di Desa Yang Masuk Daerah Rawan Kecelakaan di Kabupaten Purworejo

    Magelang – Jasa Raharja Cabang Magelang terus melakukan upaya dalam penurunan angka kecelakaan lalu lintas, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Perangkat Desa Peduli keselamatan Lalu lintas (PDPL) di Desa Dukuhrejo…