Ahli Gizi Puskesmas Polowijen Bagikan Tips Jaga Stamina Saat Puasa

Ahli gizi Puskesmas Polowijen, Lindra Fatminingtiyas, membagikan tips menjaga stamina selama puasa Ramadan. Ia menegaskan kualitas sahur dan berbuka menjadi kunci utama agar tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Menurut Lindra, tubuh pada dasarnya mampu beradaptasi saat berpuasa. Namun, kekuatan tubuh sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang seimbang.

“Jangan lewatkan sahur, sahur itu fondasi energi kita saat puasa,” ujarnya, Kamis (19/2/2026). Ia mengibaratkan sahur seperti mengisi baterai sebelum digunakan seharian.

Ia menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks saat sahur, seperti nasi, kentang, ubi, atau oat, karena lebih lama dicerna dan membantu menjaga energi tetap stabil. Tambahkan protein dari telur, ayam, ikan, tahu, atau tempe agar rasa kenyang bertahan lebih lama serta membantu menjaga massa otot.

Selain itu, asupan serat dari sayur dan buah penting untuk menjaga kestabilan gula darah serta melancarkan pencernaan.

Lindra juga mengingatkan pentingnya kecukupan cairan untuk mencegah dehidrasi. Ia merekomendasikan pola minum 2-4-2, yakni dua gelas saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur, sehingga total mencapai delapan gelas per hari.

Menurutnya, puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki pola makan dan menjaga metabolisme tubuh tetap sehat.

Sumber RRI.co.id

  • Related Posts

    Manajemen Tidur di Bulan Ramadan, Cara Cegah Lemas dan Brain Fog Saat Puasa

    Bulan Ramadan menghadirkan tantangan tersendiri dalam mengatur pola tidur. Kebiasaan bangun sahur di sepertiga malam membuat waktu istirahat terpotong. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan tubuh lemas,…

    Tips Nutrisionis: Suplemen Omega-3 Dikonsumsi Bersama Makanan Berlemak

    Jakarta – Omega-3 adalah asam lemak tak jenuh ganda esensial yang penting bagi kesehatan jantung, otak, mata, dan kesehatan prenatal. Jika kebutuhan tidak tercukupi dari makanan, suplemen omega-3 bisa membantu…