Andreas Pareira: Hak Memilih Rakyat Jangan Diambil oleh Elite Politik

PDIP menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD karena dianggap akan merampas hak demokrasi rakyat. Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menegaskan bahwa masyarakat bisa marah jika hak memilih pemimpinnya diambil oleh elite politik.

Andreas menyebut perubahan sistem pemilihan harus dilakukan dengan hati-hati. Alih-alih menghapus pemilihan langsung, PDIP mendorong perbaikan kualitas sistem tersebut agar demokrasi lebih berkualitas. Ia menekankan prinsip bahwa hak yang telah diberikan kepada rakyat pantang untuk diambil kembali.

Wacana kepala daerah dipilih DPRD kembali mencuat atas usulan Presiden Prabowo Subianto dengan alasan efisiensi anggaran, sehingga dana pilkada bisa dialihkan untuk program sosial, seperti bantuan pendidikan dan pangan. Meskipun isu ini bukan hal baru, PDIP tetap menekankan perlunya fokus memperbaiki sistem pemilihan langsung demi menjaga kepercayaan publik.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali Meski Konflik Timur Tengah

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan stok pangan di Indonesia tetap cukup dan harga terjangkau meski terjadi konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan,…

    Mahfud MD: Pemilu Open Legal Policy, DPR Bebas Tentukan Sistem

    Jakarta – Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan pemilihan umum adalah open legal policy, sehingga DPR RI memiliki kebebasan menentukan sistem pemilu ke depannya, baik proporsional terbuka maupun tertutup,…