Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan pentingnya menjaga soliditas internal partai dengan melarang tindakan pemecatan kader hanya karena perbedaan dukungan politik.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara di Ternate. Bahlil menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar dan tidak boleh berujung pada perpecahan.
Menurutnya, seluruh kader Golkar merupakan bagian dari satu keluarga besar yang harus tetap menjaga persatuan demi kekuatan partai ke depan.
Ia juga menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk melakukan evaluasi sekaligus konsolidasi organisasi.
Dalam forum tersebut, diharapkan lahir gagasan, strategi, serta kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan politik di masa mendatang.
Bahlil turut menegaskan bahwa Partai Golkar bukan milik kelompok atau keluarga tertentu, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia yang memiliki visi untuk kesejahteraan melalui semangat karya kekaryaan.
Sementara itu, dalam Musda tersebut, Alien Mus kembali terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Maluku Utara secara aklamasi.
Ia mengajak seluruh kader untuk meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses musyawarah dan kembali bersatu demi memperkuat partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
Dikutip dari liputan6.com







