DPR Minta Pengiriman Prajurit TNI ke Lebanon Didukung Intelijen Memadai

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia melalui Anggota Komisi I Amelia Anggraini meminta pengiriman prajurit TNI ke Lebanon dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon didukung intelijen yang memadai untuk meminimalisir risiko keselamatan personel.

Amelia mengatakan pengiriman pasukan TNI merupakan bagian dari komitmen Indonesia dalam mendukung misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Namun, ia mengingatkan pentingnya mitigasi risiko yang terukur agar tidak kembali terjadi insiden yang menimpa prajurit TNI dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, kesiapan personel harus mencakup dukungan logistik, sistem perlindungan pasukan, kemampuan menghadapi serangan asimetris, hingga skenario evakuasi darurat apabila situasi keamanan di Lebanon mengalami eskalasi.

Amelia juga menilai dinamika keamanan di perbatasan Israel-Lebanon masih fluktuatif sehingga memerlukan pengawasan dan evaluasi berkala terhadap tingkat ancaman di lapangan. Karena itu, prajurit yang ditugaskan perlu dibekali aturan pelibatan, prosedur force protection, serta dukungan alat utama sistem persenjataan yang memadai.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan Indonesia berencana mengirimkan sekitar 780 prajurit TNI untuk bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon pada 22 Mei 2026.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Pemerintah Segera Tindak Lanjuti Pemecatan Ketua Ombudsman Hery Susanto

    Pemerintah menyatakan akan menindaklanjuti keputusan Majelis Etik Ombudsman Republik Indonesia yang memberhentikan secara tidak hormat Hery Susanto dari jabatannya sebagai Ketua Ombudsman RI. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan…

    Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakati RUU Polri Dibawa ke Paripurna

    Komisi III DPR RI bersama pemerintah menyepakati Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri untuk dibawa ke rapat paripurna DPR sebagai tahap akhir sebelum…