Gelombang Tinggi Hantam Banggai Laut, 15 Rumah Warga Rusak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan akibat hantaman gelombang laut tinggi di Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah. Dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami kerusakan ringan dan delapan lainnya rusak berat, terutama yang berada di kawasan pesisir.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebutkan kerusakan terjadi di beberapa desa seperti Kendek, Lambako, dan Pasir Putih yang berada di sepanjang garis pantai. Gelombang tinggi yang datang tiba-tiba pada dini hari menyebabkan kepanikan warga saat sebagian besar masih terlelap.

Tim Reaksi Cepat dari BPBD setempat telah dikerahkan untuk melakukan asesmen dan pendampingan terhadap warga terdampak. Selain merusak rumah, banjir rob yang disertai gelombang tinggi juga berpotensi mengancam hunian lain di wilayah pesisir.

Sebagian besar rumah yang mengalami kerusakan berat diketahui berbahan kayu dengan atap dari daun kelapa atau nipah, sehingga rentan terhadap terpaan gelombang. Meski demikian, BNPB memastikan warga terdampak telah mendapatkan penanganan awal dari petugas di lapangan.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi susulan serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan petugas kebencanaan guna meminimalkan risiko lebih lanjut.

Sumber antaranews.com

  • Related Posts

    Jasa Raharja Sumbar Perkuat Koordinasi dengan RSUP Dr. M. Djamil Terkait Pelayanan dan Jr Care

    PADANG – PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat terus melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan proses pelayanan dan penjaminan korban kecelakaan lalu lintas dapat berjalan secara optimal. Upaya tersebut…

    Jasa Raharja Sumbar Dorong Digitalisasi Pelayanan Samsat melalui KIOSK

    PADANG – PT Jasa Raharja (Persero) Sumatera Barat terus mendukung pengembangan pelayanan Samsat berbasis digital sebagai bagian dari upaya memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut dibahas…