GMF Raih Pendapatan Rp8,25 Triliun di 2025, Laba Meningkat 26%

Jakarta – PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF) mencatat pendapatan 2025 sebesar 491,9 juta dolar AS atau setara Rp8,25 triliun, tumbuh 16,8% dibanding tahun sebelumnya. Laba bersih GMF meningkat dari 26,9 juta dolar AS menjadi 33,9 juta dolar AS, naik 26,3% yoy.

Total aset perseroan naik signifikan menjadi 813 juta dolar AS (Rp13,6 triliun), sementara ekuitas berbalik positif menjadi 114,6 juta dolar AS (Rp1,92 triliun), didukung aksi korporasi berupa inbreng lahan senilai Rp5,6 triliun. Lini bisnis non-commercial aircraft, termasuk Defense Industry, Industrial Solutions, dan Power Services, tumbuh 59,9% menjadi 36,7 juta dolar AS (Rp615,9 miliar).

Direktur Utama Andi Fahrurrozi menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil disiplin operasional dan keuangan GMF serta sinergi dengan Garuda Indonesia Group. Peran GMF tetap krusial dalam memastikan kesiapan armada, pemulihan operasional, dan peningkatan layanan di tengah tantangan global seperti antrean engine shop dan keterbatasan suku cadang.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Kenaikan Harga Emas Antam Hari Ini Jadi Rp2,922 Juta per Gram

    Harga emas Antam mengalami kenaikan pada Kamis (2/4/2026) pagi. Berdasarkan laman Logam Mulia, harga emas 1 gram naik Rp20.000 menjadi Rp2.922.000 per gram, sementara harga buyback kini mencapai Rp2.637.000 per…

    IHSG Kamis Pagi Melemah 31,33 Poin ke 7.153,11

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada Kamis (2/4/2026) pagi dibuka melemah 31,33 poin atau 0,44% ke posisi 7.153,11. Sementara itu, indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan…