Partai Golkar mendorong agar dana beasiswa LPDP disalurkan secara proporsional kepada lulusan pesantren, yang selama ini dianggap belum mendapatkan porsi setara. Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menilai kualitas seseorang tidak hanya ditentukan oleh sekolah yang ditempuh, melainkan oleh kemampuan dan usaha individu itu sendiri.
Bahlil menekankan bahwa santriwan dan santriwati memiliki kualitas tinggi dan berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam akses LPDP. Ia menyoroti beberapa persyaratan yang berat, seperti skor TOEFL tinggi, hanya menguntungkan mereka yang mampu secara finansial, sehingga perlu adanya pemerataan akses.
“Oleh karena itu, kami akan mendorong melalui Fraksi Partai Golkar di DPR RI agar porsi LPDP diberikan secara proporsional kepada lulusan pesantren,” ujar Bahlil.
Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Silaturahmi dan Safari Ramadhan di Ponpes Azzainiyyah, Nagrog, Sukabumi, Jawa Barat, yang dihadiri Bahlil bersama jajaran DPP Partai Golkar, termasuk Agus Gumiwang Kartasasmita, Muhammad Sarmuji, dan Sari Yuliati.
Dikutip dari antaranews.com







