Golkar Tegaskan Sistem Kepartaian Harus Selaras dengan Presidensialisme

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan pembangunan sistem politik Indonesia harus konsisten dan selaras dengan sistem pemerintahan presidensial sebagaimana diamanatkan UUD NRI 1945. Menurutnya, sistem kepartaian tidak dapat dipisahkan dari desain presidensialisme yang membutuhkan stabilitas dan efektivitas pemerintahan.

Sarmuji menyatakan bahwa sistem multipartai sederhana merupakan bentuk sistem kepartaian yang paling sesuai dengan presidensialisme. Tanpa penyederhanaan partai politik, pemerintahan berpotensi terus menghadapi fragmentasi politik yang menghambat pengambilan keputusan strategis dan melemahkan kinerja pemerintah.

Dalam konteks itu, ia menilai parliamentary threshold sebagai instrumen konstitusional dan demokratis untuk mendorong penyederhanaan sistem kepartaian secara alamiah. Penolakan terhadap ambang batas parlemen, menurutnya, berisiko melahirkan sistem multipartai ekstrem yang tidak sejalan dengan karakter presidensial dan dapat mengganggu efektivitas tata kelola pemerintahan nasional.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali Meski Konflik Timur Tengah

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan stok pangan di Indonesia tetap cukup dan harga terjangkau meski terjadi konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan,…

    Mahfud MD: Pemilu Open Legal Policy, DPR Bebas Tentukan Sistem

    Jakarta – Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan pemilihan umum adalah open legal policy, sehingga DPR RI memiliki kebebasan menentukan sistem pemilu ke depannya, baik proporsional terbuka maupun tertutup,…