Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada kader Golkar yang akan terkena reshuffle dalam kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan partainya tidak menyiapkan nama pengganti karena optimistis posisi kader tetap aman.
Menurut Sarmuji, isu reshuffle merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik nasional. Namun, ia menekankan bahwa keputusan terkait perombakan kabinet sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden yang paling memahami kebutuhan dan kinerja timnya.
Senada dengan itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut belum ada rencana reshuffle dalam waktu dekat, meski evaluasi terhadap kinerja menteri tetap berjalan. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meminta publik menunggu keputusan resmi dari Presiden.
Golkar pun menegaskan sikap untuk menghormati sepenuhnya kewenangan Presiden dalam menentukan komposisi kabinet, sambil tetap percaya bahwa kadernya mampu menjalankan tugas dengan baik.
Dikutip dari cnnindonesia.com








