Muara Enim – Sebanyak 2.257 rumah warga di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Selasa (3/2/2026) malam hingga Rabu pagi. Banjir melanda tujuh desa dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala BPBD Muara Enim Abdurrozieq Putra mengatakan banjir disebabkan hujan deras yang memicu luapan Sungai Lematang. Air merendam permukiman warga dengan ketinggian sekitar 20 hingga 40 sentimeter, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Tujuh desa terdampak meliputi Desa Berugo (Dusun I dan II), Gunung Megang Dalam, Gunung Megang Luar, Tanjung Terang, Perjito, Lubuk Mumpo, dan Desa Tanjung Terang. BPBD mengerahkan puluhan personel serta perahu karet untuk evakuasi dan pemantauan wilayah terdampak.
Saat ini kondisi banjir telah berangsur surut. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan guna menghindari risiko korban jiwa.
Dikutip dari antaranews.com






