Kabupaten Magetan dilanda peristiwa robohnya bangunan sekolah dasar akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Bangunan SDN 2 Bendo di Desa Bendo, Kecamatan Bendo, dilaporkan ambruk pada Minggu (12/4/2026) malam karena kondisi bangunan yang sudah tua dan lapuk.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun reruntuhan bangunan sempat menimpa satu unit truk milik warga yang terparkir di samping sekolah hingga mengalami kerusakan sedang.
Setelah menerima laporan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB untuk melakukan pendataan dan asesmen awal di lokasi kejadian. Koordinasi juga dilakukan bersama pihak sekolah, warga, serta dinas terkait guna menentukan langkah penanganan lanjutan.
Pembersihan material bangunan dilakukan melalui kerja bakti pada Senin pagi dengan melibatkan petugas BPBD, pihak sekolah, dan masyarakat setempat. Area sekitar lokasi kejadian turut disterilkan dan dipasangi pelang untuk mencegah warga, terutama anak-anak, mendekati reruntuhan yang berpotensi membahayakan.
BPBD setempat juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama pada masa peralihan musim yang rawan memicu hujan deras, angin kencang, banjir, dan tanah longsor. Berdasarkan data BPBD, sepanjang Maret 2026 tercatat puluhan kejadian bencana di Magetan, didominasi oleh cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi lainnya.
Sumber antaranews.com





