Pemerintah Indonesia melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong penguatan kerja sama di bidang kesehatan dengan China, mencakup pengobatan tradisional, penanganan tuberkulosis (TBC), hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam layanan medis. Hal ini dibahas dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Komisi Kesehatan Nasional China Lei Haichao di Beijing.
Indonesia menilai China memiliki pengalaman yang dapat menjadi rujukan, khususnya dalam menurunkan prevalensi TBC serta pengembangan teknologi kesehatan berbasis AI. Selain itu, Indonesia juga tertarik memanfaatkan inovasi seperti brain-computer interface (BCI) untuk penanganan stroke dan gangguan saraf lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Menkes juga bertemu sejumlah perusahaan China di sektor alat kesehatan, farmasi, AI, dan robotika, serta menghadiri forum kesehatan digital global. Kerja sama kedua negara terus berkembang, termasuk melalui program pelatihan dokter spesialis Indonesia di China dan kesepakatan strategis yang sebelumnya telah dijalin di tingkat pemimpin kedua negara.
Dikutip dari antaranews.com







