Gunungkidul – PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta terus mengoptimalkan upaya peningkatan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) melalui pelaksanaan Program SIGAP Instansi. Pada Kamis, 23 Juli 2026, petugas Jasa Raharja melaksanakan kunjungan ke BPR Arum Mandiri Melati yang berlokasi di Jalan Wonosari–Semanu, Dusun Nitikan, Semanu, Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah proaktif Jasa Raharja dalam memperkuat koordinasi dengan instansi dan badan usaha guna mendukung peningkatan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pendataan dan pembaruan data kendaraan yang masih dimiliki maupun kendaraan yang telah dialihkan kepemilikannya oleh instansi. Data hasil pendataan selanjutnya akan diperbarui melalui aplikasi Ceri Jasa Raharja sebagai bagian dari upaya menjaga akurasi data kendaraan bermotor dan mendukung optimalisasi pelayanan. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kepatuhan dalam pembayaran PKB dan SWDKLLJ sebagai bentuk kontribusi terhadap perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.
Kegiatan SIGAP Instansi ini dihadiri oleh Ricky Permana Putra selaku Pelaksana Administrasi Tk II Samsat Gunungkidul dan Pujiyanto selaku Kepala Cabang BPR Arum Mandiri Melati Wonosari. Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak melakukan koordinasi terkait data kendaraan operasional serta membahas pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor dalam mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak dan optimalisasi penerimaan SWDKLLJ.
Melalui pendekatan SIGAP dan Customer Relationship Management (CRM), hasil pendataan yang diperoleh akan menjadi dasar tindak lanjut dalam kegiatan pembinaan dan pengawasan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Jasa Raharja berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran instansi dan badan usaha terhadap pentingnya pemenuhan kewajiban administrasi kendaraan bermotor secara tepat waktu.
PT Jasa Raharja Kanwil D.I. Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi dan mitra kerja guna meningkatkan collection rate serta mendukung terwujudnya pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Melalui kegiatan SIGAP Instansi, diharapkan tercipta budaya tertib administrasi kendaraan bermotor yang berkelanjutan serta meningkatnya kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ricky Permana Putra selaku Pelaksana Administrasi Tk II Samsat Gunungkidul menyampaikan bahwa kegiatan SIGAP Instansi ke BPR Arum Mandiri Melati merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Melalui kunjungan langsung ke instansi, Jasa Raharja dapat melakukan pendataan dan verifikasi kendaraan secara lebih akurat sekaligus memperkuat komunikasi dengan para wajib pajak badan usaha maupun instansi.
Menurut Ricky, pembaruan data kendaraan yang masih dimiliki maupun yang telah dialihkan kepemilikannya sangat penting untuk menjaga validitas data pada aplikasi Ceri Jasa Raharja. Data yang akurat akan mendukung efektivitas program pembinaan dan pengawasan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada instansi mengenai pentingnya memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor secara tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.
Ricky Permana Putra mengapresiasi sambutan dan kerja sama yang diberikan oleh BPR Arum Mandiri Melati dalam pelaksanaan kegiatan SIGAP Instansi ini. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga kesadaran dan kepatuhan terhadap pembayaran PKB dan SWDKLLJ semakin baik. Dengan kolaborasi yang kuat antara Jasa Raharja dan berbagai instansi, diharapkan dapat mendukung peningkatan collection rate sekaligus mewujudkan tertib administrasi kendaraan bermotor di wilayah Gunungkidul dan Daerah Istimewa Yogyakarta secara umum.






