Kemenbud Ajukan Tempe Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi mengajukan tempe sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menegaskan tempe memiliki nilai budaya, ilmu, dan kesehatan yang selaras dengan tren global clean eating dan vegan.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retno Astuti, menyampaikan bahwa tempe sedang dikaji UNESCO dan diharapkan disahkan pada 2026 sebagai warisan budaya ke-17 Indonesia. Setelah diinskripsi, produk tempe akan diberi label resmi sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Selain sebagai makanan, tempe juga dianggap sebagai pengetahuan lokal yang bisa diterapkan secara global. Ragam olahan tempe ke depan diperkirakan akan semakin beragam, termasuk inovasi seperti jus tempe dan olahan kreatif lainnya.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Hadiri Jamuan KTT ASEAN, Perkuat Solidaritas Kawasan

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan malam dalam rangkaian KTT ASEAN ke-48 yang digelar di Cebu, Filipina, Jumat malam (8/5). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat solidaritas dan kerja…

    Wapres Gibran Minta Nelayan Maksimalkan Fasilitas untuk Dongkrak Produksi

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta nelayan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari, Lampung Timur, guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Peninjauan dilakukan untuk memastikan…