Tidur malam yang cukup penting untuk menjaga kesehatan otak dan fungsi kognitif optimal. Ahli neurologi Dr. Sudhir Kumar dari Rumah Sakit Apollo, Hyderabad, menjelaskan bahwa tidur hanya enam jam per malam selama dua minggu dapat membuat otak menunjukkan penurunan kinerja seolah-olah seseorang terjaga selama 24–48 jam nonstop.
Meskipun tubuh terasa normal, kurang tidur memengaruhi rentang perhatian, memperlambat waktu reaksi, mengganggu memori kerja, dan memperburuk pengambilan keputusan. Ironisnya, orang yang kurang tidur sering merasa percaya diri dan tidak menyadari penurunan kognitif ini.
Sebagian besar orang dewasa memerlukan 7–9 jam tidur tiap malam. Kebutuhan tidur juga berbeda menurut usia: bayi hingga 1 tahun membutuhkan 12–16 jam, anak-anak hingga remaja 8–14 jam, sementara dewasa membutuhkan minimal 7 jam. Tidur bukan sekadar istirahat, melainkan proses perbaikan otak harian yang esensial bagi kesehatan kognitif.
Dikutip dari antaranews.com








