Nilai tukar rupiah pada perdagangan Selasa (26/5) pagi tercatat melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda dibuka turun 5 poin atau sekitar 0,03 persen ke level Rp17.749 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.744 per dolar AS.
Pelemahan ini menunjukkan pergerakan terbatas di pasar valuta asing pada awal perdagangan. Meski koreksinya relatif kecil, pergerakan kurs rupiah tetap menjadi perhatian pelaku pasar yang mencermati sentimen global maupun dinamika ekonomi domestik.
Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih dipengaruhi berbagai faktor eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga global, pergerakan indeks dolar, serta sentimen investor terhadap kondisi perekonomian nasional. Pelaku pasar pun terus memantau perkembangan pasar keuangan untuk melihat arah pergerakan rupiah selanjutnya.
Dikutip dari antaranews.com








