Menkeu: Tambahan Rp1,77 Triliun dari APBN untuk Biaya Haji 2026

Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan tambahan anggaran sebesar Rp1,77 triliun dari APBN untuk menutup kenaikan biaya penerbangan jamaah haji 2026.

Anggaran tersebut berasal dari hasil efisiensi belanja negara yang dihimpun sepanjang tahun dan dialokasikan untuk kebutuhan mendesak, termasuk kenaikan biaya avtur yang berdampak pada tarif penerbangan haji.

Dengan tambahan dana ini, pemerintah memastikan tidak ada beban tambahan yang dikenakan kepada jamaah. Kebijakan ini juga sejalan dengan keputusan untuk tetap menurunkan biaya haji 2026 sekitar Rp2 juta per orang.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga keterjangkauan biaya haji meskipun terjadi kenaikan harga bahan bakar pesawat di pasar global.

Pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan bagi sekitar 220 ribu calon jamaah haji, sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kenaikan biaya operasional penerbangan.

Dengan kebijakan ini, total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2026 tetap mengalami penurunan, sekaligus menjaga kualitas layanan bagi jamaah Indonesia.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Optimal Akhir 2026

    Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat beroperasi secara optimal pada akhir 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi…

    Prabowo Sebut 121 Kebijakan Transformatif Telah Dijalankan Selama 21 Bulan Pemerintahan

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah telah menjalankan 121 kebijakan transformatif dalam 21 bulan masa pemerintahan. Kebijakan tersebut mencakup berbagai sektor strategis untuk menyelesaikan persoalan bangsa yang selama bertahun-tahun belum…