Misi Dagang Jawa Timur–Sulawesi Tenggara Capai Rp1,048 Triliun, Dorong Perdagangan Antarprovinsi

Misi dagang dan investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Sulawesi Tenggara di Kendari mencatat transaksi Rp1,048 triliun. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperluas pasar, mendukung substitusi impor, dan meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri.
Nilai transaksi meningkat 690 persen dari capaian misi dagang 2022 senilai Rp132,55 miliar. Produk unggulan Jawa Timur yang diperdagangkan antara lain kopi arabika, olahan pangan peternakan, gula merah tebu, susu, daging sapi dan ayam, pakan ikan, serta mesin pengupas sabut kelapa.
Sementara itu, Jawa Timur membeli komoditas dari Sulawesi Tenggara senilai Rp384,60 miliar, termasuk arang batok kelapa, kelapa bulat, ikan tuna, jagung, ubi ketela, dan rempah-rempah.
Forum misi dagang ini juga menandai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antarorganisasi daerah dan BUMD, serta 10 komitmen transaksi tertinggi dari pelaku usaha. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat hilirisasi industri, daya saing produk, dan pemerataan pembangunan antarprovinsi.

Sumber antaranews.com

  • Related Posts

    Harga Emas UBS dan Galeri24 Stabil, Antam Turun di Pegadaian

    Harga emas di platform Sahabat Pegadaian menunjukkan pergerakan bervariasi pada Sabtu pagi. Produk emas dari UBS dan Galeri24 terpantau stabil masing-masing di level Rp2.892.000 dan Rp2.833.000 per gram. Sementara itu,…

    Harga Solar di SPBU bp Turun Jadi Rp29.890 per Liter

    BP Indonesia menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar BP Ultimate Diesel menjadi Rp29.890 per liter dari sebelumnya Rp30.890 per liter pada awal Mei 2026. Penyesuaian ini hanya berlaku…