Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan Selasa (9/6/2026) dengan penguatan. Mata uang Garuda tercatat naik 54 poin atau sekitar 0,29 persen menjadi Rp18.134 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp18.188 per dolar AS.
Penguatan ini menunjukkan pergerakan positif rupiah di pasar valuta asing setelah sempat berada di bawah tekanan dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, pelaku pasar masih mencermati berbagai sentimen global dan domestik yang berpotensi memengaruhi pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.
Pergerakan rupiah juga menjadi perhatian pelaku usaha dan investor karena berkaitan erat dengan stabilitas ekonomi, aktivitas perdagangan internasional, serta arus investasi. Dengan penguatan yang terjadi pada awal perdagangan hari ini, pasar berharap nilai tukar rupiah dapat mempertahankan tren positif di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung.







