Mataram – Sebagai bagian dari upaya penguatan sinergi dan peningkatan kepatuhan terhadap kewajiban perlindungan penumpang angkutan laut, maka PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Penanggung Jawab Samsat Selong, Supiandi melaksanakan kegiatan Customer Relationship Management (CRM) Iuran Wajib Kapal Laut (IWKL) dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah operator kapal di wilayah Lombok Timur pada hari Kamis (19/02/2026).
Kunjungan yang dilaksanakan di wilayah Lombok Timur tersebut menyasar beberapa perusahaan dan pemilik kapal yang melayani rute penyeberangan dan angkutan laut antar pulau, yakni meliputi PT ASDP Cabang Kayangan, Kelompok Wisata Gili Lampu, Purwakarya dan Pokdarwis Padak Guar. Dalam kesempatan tersebut, Supiandi melakukan dialog interaktif guna memastikan pemahaman operator kapal terhadap kewajiban pembayaran IWKL sebagai bentuk perlindungan dasar bagi setiap penumpang.
Melalui kegiatan CRM ini, Jasa Raharja memberikan sosialisasi terkait mekanisme pengutipan dan penyetoran IWKL, serta pentingnya tertib administrasi manifest penumpang. Hal ini menjadi krusial karena data manifest yang akurat akan mempercepat proses penjaminan apabila terjadi kecelakaan angkutan laut.
Selain itu, Supiandi juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kepatuhan operator kapal dalam melaksanakan kewajiban sesuai ketentuan perundang-undangan. Diskusi yang berlangsung terbuka menjadi ruang untuk menyampaikan kendala di lapangan, sekaligus mencari solusi bersama demi terciptanya pelayanan transportasi laut yang aman dan tertib.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa perlindungan penumpang merupakan tanggung jawab bersama antara regulator, operator, dan Jasa Raharja. Oleh karena itu, kolaborasi yang baik menjadi kunci untuk memastikan setiap penumpang kapal mendapatkan hak perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku.
Para operator kapal menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kepatuhan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mereka juga mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Jasa Raharja sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan usaha transportasi laut yang aman dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan CRM IWKL ini, Jasa Raharja NTB berharap terjalin hubungan kerja yang semakin solid dengan seluruh operator kapal di Lombok Timur. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta ekosistem transportasi laut yang lebih tertib, aman, dan memberikan rasa perlindungan optimal bagi seluruh pengguna jasa angkutan laut.






