Pelanggan KA Lokal tembus 4,6 juta, KAI perkuat layanan dan konektivitas daerah

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat jumlah pelanggan kereta api lokal mencapai 4.669.419 orang sepanjang semester I 2026 atau meningkat 13,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan pengguna layanan kereta lokal Public Service Obligation (PSO) maupun kereta lokal komersial.

Layanan KA Lokal PSO melayani 3.582.434 pelanggan dengan pertumbuhan 13,89 persen, sedangkan kereta lokal komersial mengangkut 1.086.985 pelanggan atau meningkat 12,64 persen. Menurut Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, kereta lokal terus menjadi pilihan masyarakat karena mampu mendukung mobilitas harian dengan jadwal yang teratur dan kapasitas angkut yang besar.

Di Jawa Barat, KA Pangrango melayani 591.479 pelanggan atau naik 6,69 persen, sementara KA Siliwangi mencatat 814.727 pelanggan dengan pertumbuhan 5,62 persen. Kedua layanan tersebut dinilai berperan penting dalam memperluas konektivitas antardaerah serta memudahkan akses masyarakat menuju pusat pendidikan, perdagangan, layanan publik, hingga destinasi wisata.

Sementara itu, di Sumatra Barat, KA Minangkabau Ekspres mengangkut 120.599 pelanggan selama semester I 2026. Adapun KA Lembah Anai mencatat pertumbuhan signifikan dengan melayani 162.428 penumpang, jauh meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

KAI menegaskan akan terus meningkatkan keandalan layanan kereta api lokal melalui evaluasi operasional secara berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, kenyamanan, serta kemudahan akses, sekaligus memperkuat peran transportasi kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Related Posts

    Bapanas salurkan bantuan pangan beras tahap kedua secara sekaligus mulai Agustus

    Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan bantuan pangan beras tahap kedua sebanyak 997,2 ribu ton siap disalurkan kepada 33,24 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mulai Agustus 2026. Penyaluran akan dilakukan secara…

    LPDB salurkan dana bergulir Rp1,07 triliun pada semester I 2026

    Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi telah menyalurkan dana bergulir sebesar Rp1,07 triliun sepanjang semester I 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi koperasi dan pelaku usaha produktif di berbagai…