Pemerintah Didorong Prioritaskan Guru Berpengalaman dalam Penetapan PPPK

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menekankan pentingnya memberikan prioritas PPPK bagi guru berpengalaman dengan rekam jejak pendidikan panjang. Pernyataan ini disampaikan Dede Yusuf saat berbicara di Sumedang, Selasa, guna memastikan proses penetapan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lebih adil dan transparan.

Menurut Dede Yusuf, guru yang baru masuk dua tahun tidak seharusnya mendahului guru yang telah menunggu hingga sepuluh tahun. Langkah ini diyakini akan meningkatkan keadilan dan profesionalisme guru di Indonesia.

Selain itu, Dede Yusuf menyoroti tantangan pemerintah daerah dalam pembiayaan gaji guru PPPK. Ia menekankan perlunya mekanisme yang tepat, termasuk kemungkinan sebagian gaji ditanggung pusat, dicicil, atau disesuaikan dengan peraturan yang berlaku, namun tetap lebih baik dibandingkan status honorer sebelumnya.

Pentingnya regulasi jelas dan transparan juga ditekankan untuk menjamin penetapan PPPK adil dan terukur. Pelibatan masyarakat serta pengawasan publik disebut sebagai langkah penting agar prioritas bagi guru berpengalaman benar-benar terlaksana sesuai aturan.

Dengan kebijakan ini, diharapkan kualitas pendidikan meningkat, profesionalisme guru terjaga, dan proses PPPK menjadi lebih sistematis serta adil bagi semua pihak.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Terkendali Meski Konflik Timur Tengah

    Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memastikan stok pangan di Indonesia tetap cukup dan harga terjangkau meski terjadi konflik di Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan di Kompleks Parlemen Senayan,…

    Mahfud MD: Pemilu Open Legal Policy, DPR Bebas Tentukan Sistem

    Jakarta – Pakar hukum tata negara Mahfud MD menegaskan pemilihan umum adalah open legal policy, sehingga DPR RI memiliki kebebasan menentukan sistem pemilu ke depannya, baik proporsional terbuka maupun tertutup,…