Pemerintah Kebut Pembangunan 1.000 Rumah Murah untuk MBR

Pemerintah mempercepat pembangunan rumah rakyat dengan menargetkan pembangunan 1.000 unit hunian murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui kolaborasi lintas sektor. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyebut dukungan penuh dari Prabowo Subianto menjadi pendorong utama percepatan program tersebut.

Pemerintah memprioritaskan pemanfaatan aset negara di lokasi strategis, termasuk lahan milik PT Kereta Api Indonesia yang berada di kawasan bantaran rel. Selain itu, keterlibatan sektor swasta juga diperkuat melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Salah satu dukungan datang dari Astra International yang berkomitmen membangun 1.000 unit rumah susun. Dalam skema ini, pemerintah akan menyediakan lahan, sementara pihak swasta bertanggung jawab atas proses pembangunan sebelum diserahkan kepada negara.

Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penyediaan hunian yang layak dan terjangkau. Melalui pendekatan gotong royong, pemerintah berharap program perumahan rakyat dapat berjalan lebih efektif, masif, dan berkelanjutan.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Jokowi Terima Undangan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026

    Jakarta — MPR RI secara resmi menyerahkan undangan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).…

    Kemensetneg Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Upacara hingga Pesta Rakyat Dibahas

    Jakarta — Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) menggelar rapat pleno persiapan rangkaian Bulan Kemerdekaan menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Gedung Utama Kemensetneg, Jakarta, Selasa (11/8/2026). Dalam rapat tersebut, sejumlah…