Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Penanggung Jawab Samsat Tanjung, Ichdar menghadiri kegiatan sosialisasi PPGD (Pertolongan Pertama Gawat Darurat) yang diselenggarakan bersama jajaran Lalu Lintas di Kabupaten Lombok Utara, pada hari Kamis (12/02/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pemahaman dalam penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas secara cepat dan tepat.
Sosialisasi tersebut melibatkan personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) sebagai garda terdepan yang seringkali pertama tiba di lokasi kejadian. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman teknis mengenai langkah-langkah penanganan korban sebelum mendapatkan perawatan medis lanjutan di fasilitas kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Jasa Raharja NTB menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka fatalitas kecelakaan. Penanganan yang cepat dan sesuai prosedur pada masa golden period dinilai sangat menentukan keselamatan dan peluang kesembuhan korban.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi PPGD mencakup teknik dasar pertolongan pertama, penanganan korban dengan dugaan cedera tulang belakang, hingga tata cara evakuasi yang aman. Para peserta juga diberikan simulasi langsung agar mampu memahami penerapan teori di lapangan.
Jasa Raharja NTB menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan kecelakaan lalu lintas. Tidak hanya berperan dalam penjaminan santunan, Jasa Raharja juga aktif dalam kegiatan edukatif dan preventif bersama para pemangku kepentingan.
Sinergi antara Jasa Raharja dan jajaran Lalu Lintas diharapkan mampu memperkuat sistem respon cepat terhadap kecelakaan di wilayah NTB. Dengan adanya pemahaman yang seragam, proses penanganan korban dapat dilakukan lebih efektif dan meminimalisir risiko yang lebih fatal.
Melalui sosialisasi PPGD ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat semakin siap dan sigap dalam memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan. Komitmen bersama ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas serta perlindungan maksimal bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat.






