Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan lima infrastruktur transportasi di empat provinsi, yaitu Jembatan Kabanaran (DIY), Flyover Canguk dan Underpass Joglo (Jawa Tengah), Jembatan Sungai Sambas Besar (Kalimantan Barat), serta Underpass Gatot Subroto (Sumatera Utara). Total investasi proyek ini mencapai Rp1,97 triliun, dengan menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja konstruksi.
Jembatan Kabanaran menjadi simpul penting di koridor Jalan Lintas Selatan DIY, memangkas waktu tempuh hingga 20 menit dan mendukung sektor pertanian, logistik, dan pariwisata. Di Jawa Tengah, Flyover Canguk mengurai kemacetan strategis di Magelang, sementara Underpass Joglo di Surakarta meningkatkan kecepatan arus lalu lintas hingga 300 persen, dengan efisiensi biaya operasional kendaraan lebih dari Rp3,2 juta per jam.
Di Kalimantan Barat, Jembatan Sungai Sambas Besar memperpendek perjalanan dari satu jam menggunakan feri menjadi lima menit, sekaligus memperkuat konektivitas perbatasan Indonesia-Malaysia. Sementara itu, Underpass Gatot Subroto di Medan memperlancar arus lalu lintas di Simpang Manhattan dan meningkatkan mobilitas kota.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya perawatan infrastruktur agar terus memberi manfaat ekonomi dan pariwisata, sekaligus mendorong percepatan pembangunan proyek baru untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.
Dikutip dari antaranews.com








