Tim Nasional Wushu Junior Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan finis di peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-10 2026 yang berlangsung di Tianjin, China, pada 23–30 Maret. Dalam ajang bergengsi tersebut, Indonesia mengoleksi total 27 medali yang terdiri dari 9 emas, 11 perak, dan 7 perunggu, berada di bawah China sebagai juara umum dan Hong Kong di posisi kedua.
Ketua Umum PB Wushu Indonesia, Airlangga Hartarto, mengapresiasi perjuangan para atlet muda yang mampu bersaing di tengah ketatnya kompetisi internasional. Ia menilai capaian ini menunjukkan potensi besar generasi muda sebagai penerus atlet senior di masa depan.
Sejumlah atlet tampil menonjol, di antaranya Noach Daiki Santoso dan Clara Abigail yang masing-masing menyumbangkan dua medali emas dan satu perak. Noach meraih emas dari nomor Nan Gun dan Nan Dao serta perak dari Nan Quan, sementara Clara menyabet emas dari Nan Quan dan Nan Gun serta perak dari Nan Dao.
Tambahan medali emas lainnya dipersembahkan oleh Kay Jayden Rondonuwu, Jenny Ngaserin, Utiqo Romadhona Ummi Auna, Terfi Meisa, dan Vini Nur Azizah dari berbagai nomor pertandingan. Para atlet mengaku bangga dapat mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia dan menjadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi ke depan.
Dikutip dari antaranews.com







