Program Desa Bisa Ekspor, Kemendag Petakan Ribuan Desa Siap Masuk Pasar Global

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengidentifikasi sebanyak 2.616 desa di seluruh Indonesia yang memiliki potensi untuk mengembangkan produk ekspor melalui Program Desa Bisa Ekspor. Langkah ini dilakukan untuk memperluas basis pelaku ekspor nasional sekaligus mendorong produk unggulan daerah menembus pasar internasional.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, mengatakan desa-desa tersebut telah dipetakan dan dikelompokkan berdasarkan tingkat kesiapan ekspornya. Dengan demikian, pemerintah dapat memberikan pendampingan yang lebih tepat sesuai kebutuhan masing-masing daerah dan pelaku usaha.

Selain melakukan pemetaan, Kemendag juga memfasilitasi pelaku UMKM melalui kerja sama dengan agregator atau off-taker yang membantu proses pembinaan hingga pemasaran produk ke pasar global. Pendekatan ini diharapkan dapat mempermudah UMKM dalam memasuki rantai ekspor tanpa harus langsung berhadapan dengan pembeli luar negeri.

Kemendag juga terus memperkuat pendampingan terkait pemenuhan berbagai persyaratan ekspor, seperti sertifikasi keamanan pangan, sertifikat halal, dan standar lain yang ditetapkan negara tujuan. Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak desa mampu menghasilkan produk bernilai tambah dan merasakan manfaat dari perdagangan internasional.

  • Related Posts

    Rupiah Melemah ke Rp17.992 per Dolar AS pada Awal Perdagangan Senin

    Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Senin (6/7/2026). Mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.992 per dolar AS atau turun 29 poin dibandingkan…

    OPEC+ Sepakati Kenaikan Produksi Minyak 188.000 Barel per Hari Mulai Agustus 2026

    Negara-negara anggota OPEC+ sepakat menaikkan kuota produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari (bph) mulai Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan virtual yang digelar pada Minggu (5/7) setelah para…